Home / News / Peserta Terkena COVID-19 sehingga WSOP Diundur hingga Bulan Januari

Peserta Terkena COVID-19 sehingga WSOP Diundur hingga Bulan Januari

Berbicara mengenai permainan Poker yang telah menyebar luas di kalangan masyarakat. Baik itu adalah dalam negeri maupun luar negeri, permainan ini tidak pernah mengecewakan kita sebagai penikmat permainan kartu.

Sebagian orang memainkannya karena rasa penasaran dan mereka juga ingin merasakan bagaimana sensasi berada di dalamnya. Entah itu rasa kemenangan ataupun kekalahan, di saat permainan memanas atau ketika permainan di babak terakhir.

Entah sepeti apa perasaan mereka ketika memainkannya. Namun, satu hal yang pasti, semua orang ingin berlomba. Mereka ingin mencari saingan di ajang perlombaan yang kompetitif.

Bertemu dengan orang baru dengan kemampuan yang tidak diketahui sama sekali. Pengetahuan mereka tentang orang-orang tersebut masih nol, tidak ada informasi sama sekali. Itu menjadikannya sebagai lawan yang menarik untuk diajak berlomba.

Di dalam ajang sebuah pertandingan yang kompetitif dan penuh ketegangan, biasanya para pemain akan bersemangat bila mereka berhadapan dengan lawan yang tangguh, ataupun setara dengan kemampuan yang mereka miliki.

Namun, untuk menemukan lawan seperti itu cukup sulit. Karena mereka sama sekali tidak mengetahui lawan yang akan mereka hadapi. Ini seperti masuk ke dalam lingkungan baru yang misterius tanpa informasi sedikit pun.

Jika kita berkaca pada kompetisi Poker sebelumnya yang telah lalu. Semua kompetisi yang kita sebut sebagai turnamen itu berlangsung aman dan tanpa ada hambatan.

Turnamen Pasca Covid-19

Namun, saat ini semua itu berubah drastis. Sangat jauh jika kita bandingkan dengan turnamen-turnamen sebelumnya yang telah selesai.

Di masa yang cukup berbahaya ini kemunculan virus Covid-19 menjadi salah satu penghambat. Pihak panitia perlu menyiapkan segala alat yang mereka perlukan untuk membuat turnamen berjalan lancar tanpa menimbulkan kegagalan.

Mulai dari disinfektan, semua peserta menggunakan masker, hingga semua perlatan yang bebas dari virus Covid-19 tersebut. Sayangnya ketika semua persiapan yang telah panitia lakukan berbuah manis, salah satu kontestan pada ajang pertandingan World Series of Poker mendapatkan kabar yang buruk.

Kabarnya pada hari yang telah ditentukan salah satu peserta, yaitu Upeshka De Silva didiskualifikasi dari Tabel Final WSOP karena terdektsi tes Covid-19 positif. Selain kabar mengenai terdisfikualifikasinya Upeshka De Silva, pertandingan WSOP pun terkena dampaknya.

Acara turnamen tersebut mendapatkan konsekuensi yang setimpal dengan kabar bahwa Acara Utamanya mendapatkan penundaan. Sejak hal itu terungkap bahwa pertandngan yang akan berlangsung pada hari minggu, 3 januari pukul 5 sore, PST.

Pemain lainnya, yaitu Damian Salah yang berasal dari Argentina kini bemain sebagai pemenang di set meja terakhir malam ini pada tanggal 30 Desember, sayangnya menurut kabar yang beredar mendapatkan penolakan dari Amerika Serikat.

Hal itu berkaitan dengan partisipasinya di dalam King’s Casino, Rozvadoz di Republik Ceko. Rencana awalnya yang memberitahu Salas untuk beradal di Eropa kurang dari 15 hari malah ikut berpartisipasi di aca tersebut dan mengalahkan seorang pemain bernama Brunno Botteon dari Brazil hanya dalam waktu 13 hari.

Tes Negatif, tapi Tidak Bepergian

Ada kabar lagi yang mengatakan bahwa Salah telah melakukan Tes Covid-19 dan hasilnya adalah negatif. Ia juga memperolah sebuah sertifikat pembebasan dari WSOP untuk bisa ikut berpartisipasi ke dalam acara tersebut.

Namun, sayangnya dua kemungkinan untuk rute ke Amerika Serikat melalui Dallas dan Miami ditutupi oleh pihak berwenang. Itu karena Salas telah bermain di Kings Casino dalam acara Tabel Final di Rozvadoz pada awal bulan ini.

“Saya akan melakukan perjalanan ke Las Vegas pada hari Sabtu melalui Dallas,” kata Salas. “Tetapi 15 menit sebelum berangkat ke bandara, saya menerima pemberitahuan bahwa di Dallas mereka tidak mengenali sertifikat saya dan mereka tidak mengizinkan saya masuk.”

Setelah kejadian itu ia kemudian mendapat instruksu untuk mengganti tiketnya, bersamaan dengan istri, saudara laki-laki, dan juga kedua temannya. Pada akhirnya mereka melakukan perjalanan menuju Las Vegas menuju ke Miami. Namun, sayangnya tempat itu juga menolak sertifikat yang dimiliki oleh Salas.

Ayah dari tiga anak itu pun, dikatakan “sangat tidak puas” atas segala ketidaknyaman yang ia timbulkan. Saat ini akan melakukan perjalanan ulang pada haru Rabu, pada tanggal asli pertandungan lalu akan tiba di Amerika Serikat pada hari berikutnya.

Di mana pertandingan awal akan dilangsungkan pada tanggal 2 Januari.

Related Post

Subscribe to our newsletter